Post Thumb

Harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar mengalami kenaikan dari Rp100 ribu menjadi Rp130 ribu/kilogram.

 
"Pada awal bulan Ramadhan ini memang harga daging di pasaran naik mencapai Rp130 ribu/kilogramnya," kata salah seorang warga Simpang Empat, Caca (29), Kamis.
 
Ia mengatakan kenaikan harga daging ini sudah terjadi sebelum bulan Ramadhan karena kebutuhan masyarakat meningkat.
 
Meskipun demikian, warga akan tetap mampu membeli karena kebutuhan terhadap daging yang tinggi selama ramadhan dan lebaran
 
Ibu rumah tangga lainnya, Wati (32) membenarkan harga daging terus mengalami kenaikan. Harga yang terus melambung menjelang Idul Fitri merupakan sesuatu hal yang biasa terjadi setiap tahunnya.
 
"Kebiasaan selama ini kebutuhan pokok menjelang lebaran akan mengalami kenaikan. Kami tetap berharap harga kebutuhan pokok terutama daging tidak telalu tinggi karena akan sangat memberatkan warga," kata dia.
 
Salah seorang pedagang di pasar Simpang Ampek, Ratno (45) membenarkan harga daging sterus mengalami kenaikan dibandingkan pada awal bulan Ramadhan lalu. Permintaan yang semakin tinggi dan stok terbatas ikut mempengaruhi harga daging di pasaran.
 
Kepala Bidang Humas Pemkab Pasaman Barat, M. Syahiril mengatakan kenaikan harga daging saat awal bulan suci Ramadhan merupakan sesuatu hal yang wajar karena kebutuhan yang mulai meningkat.
 
Pihaknya mengimbau agar para pedagang tidak menaikkan harga sembarangan dan memperoleh keuntungan yang berlebihan karena itu akan sangat memberatkan warga.
 
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan stok daging menjelang Idul Fitri 1438 hijriah aman dan tersedia. (*)