Rumusan Forum Komunikasi Statistik Dan Sistem Informasi Pertanian



Tema : Melalui Peningkatan Kemampuan SDM (Capacity
Building
) Kita Tingkatkan Kualitas Statistik Pertanian



1.    Langkah-langkah
konkrit dalam upaya percepatan penyediaan dan peningkatan kualitas data
pertanian secara berkesinambungan pada skala nasional tersebut meliputi: (1)
peningkatan kemampuan SDM pengumpul dan pengelola data melalui pelatihan
(statistic dan system informasi), bimbingan teknis (GPS, refreshing data
pertanian, e-Form); (2) penyediaan anggaran baik melalui dana APBN
(dekonsentrasi dan tugas pembantuan) maupun APBD untuk honor dan uang transport
untuk petugas pengumpul dan pengelola data, (3) penyediaan infrastruktur
(computer, alat transportasi, buku pedum, pencetakan formulir data pertanian)
bagi petugas pengelola data pertanian khususnya tingkat kecamatan,
kabupaten/kota, dan provinsi; (4) penguatan struktur organisasi pengelola data
pertanian mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai ke
pusat.



2.    Dalam
upaya meningkatkan kualitas dan percepatan pelaporan data pertanian, BPPSDM
akan mensinergikan peran para penyuluh lapangan untuk membantu dalam
pengumpulan data pertanian khususnya data potensi daerah.



3.    Pada
tahun 2012 ini dilakukan kegiatan Percepatan Penyediaan dan Peningkatan
Kualitas Data Tanaman Pangan Berkesinambungan pada skala nasional yang
dilakukan melalui kerjasama antara Kementerian Pertanian dan BPS. Cakupan
kegiatan ini meliputi 17 provinsi sentra produksi, 308 kabupaten/kota dan 4350
kecamatan. Adapun kegiatan teknis meliputi pengiriman data tanaman pangan yakni
SP-PADI dan SP-PALAWIJA periode bulanan yang selanjutnya akan dianalisis untuk
memenuhi keperluan pimpinan dalam rangka perencanaan dan evaluasi pembangunan
pertanian.



4.    Upaya
percepatan pengiriman data pada tahun 2012 masih terbatas pada data sub sektor
tanaman pangan sebagai model, kegiatan ini selanjutnya dapat dikembangkan untuk
percepatan pengiriman data Sub Sektor Hortikultura, Peternakan dan Perkebunan.



5.    Pada
tahun 2013, BPS akan melaksanakan Sensus Pertanian (ST 2013) di seluruh wilayah
Indonesia. Sensus ini bertujuan untuk mendapatkan data dasar statistik
pertanian yang komperhensif, dan untuk pemutakhiran kerangka sampel untuk landasan
survei-survei pertanian berikutnya.



6.    Pada
tahun 2013, Pusdatin merencanakan percepatan data untuk tanaman pangan dan
hortikultura dan mencakup 33 provinsi (sudah diusulkan ke bapenas).



7.    Ditjen
Peternakan dan Kesehatan Hewan akan melakukan updating data sapi potong, sapi
perah, dan kerbau yang didasarkan dari hasil kegiatan pendataan sapi potong,
sapi perah, dan kerbau (PSPK) tahun 2011 diseluruh wilayah Indonesia.



8.    Ditjen
Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) pada tahun 2012 akan melaksanakan kegiatan
audit lahan pertanian (pengadaan data citra satelit resolusi tinggi dan
menengah dan pemetaan lahan baku sawah) untuk wilayah luar Jawa pada skala
operasional. Hasil pemetaan lahan baku sawah ini sangat penting dalam
meningkatkan tingkat akurasi data lahan sawah.



9.    Dalam
rangka penetapan data luas baku lahan sawah untuk penghitungan produksi,
konsumsi dan neraca beras secara akurat, Pusdatin telah melaksanakan beberapa
kegiatan pengumpulan data, yakni: (1) pemetaan lahan baku sawah skala
operasional untuk pulau Jawa (tahun 2010) dan luar pulau Jawa (perkiraan
selesai akhir tahun 2012 dan dilaksanakan oleh Ditjen PSP) dan (2) SP lahan.



 



Yogyakarta, 5 April 2012



Tim Perumus