/ Berita Disnak / Detil

Disnak Sumbar   14 Juni 2017

Stok Daging Sapi di Pasaman Selama Ramadan Aman


PASAMAN, HARIANHALUAN.COM—Untuk memastikan stok daging sapi aman selama Ramadan dan j hari raya Idul Fitri 1438 H, Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengunjungi pasar hewan di Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Selasa (13/6). 

Sedikitnya, ratusan ekor sapi diperjualbelikan di pasar ternak satu-satunya di Pasaman ini. Sebanyak 50 ekor sapi pun ludes terjual setiap hari balai tiba.

Berbagai jenis sapi dijual disini. Selain lokal, juga ada sapi peranakan Simental, peranakan ongole (PO) dan limousin.

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis mengatakan, kedatangannya ke pasar hewan itu untuk memastikan stok daging sapi mencukupi saat bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri nanti.

“Untuk stok daging sapi di Kabupaten Pasaman, dirasa cukup memadai. Itu setelah kita tinjau langsung ke pasar hewan di Ladang Panjang," katanya. 

Di daerah itu, kata dia, harga daging mulai berangsur turun. Dari sebelumnya mencapai Rp130 ribu per kilogram, kini sudah diangka Rp120 ribu per kilogram. 

Ia mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir akan stok daging di pasar-pasar khususnya untuk memenuhi pangan saat puasa dan Idul Fitri.

“Alhamdulillah, selama ini Kabupaten Pasaman tidak pernah mengalami kekurangan pangan khususnya daging saat Ramadan atau lebaran. Meski begitu kami terus melakukan pemantauan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi," tegasnya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan, selain daging sapi, kebutuhan lain yang kerap diserbu masyarakat disaat Ramadan dan Idul Fitri adalah daging ayam, telur dan ikan serta kebutuhan lainnya. Namun, Bupati kembali menegaskan bahwa stok komoditi itu aman. 

"Alhamdulillah, disini semuanya aman. Harga terjangkau, daya beli masyarakat cukup baik," katanya.

Dari informasi yang dihimpun, rata-rata harga sapi cukup bervariasi. Seperti, sapi jenis simental dihargai hingga mencapai Rp35-Rp40 juta per ekor, dengan bobot 100 Kg, usia 2 tahun. Lain halnya dengan sapi PO, bisa mencapai Rp25 jutaan per ekor. Sementara sapi lokal dihargai Rp15 jutaan per ekornya. (Sumber : Haluan)


Komentar Anda