Harga Daging Sapi di Padang Masih Tinggi

Sudah hampir tiga pekan setelah Lebaran, harga daging
sapi di Pasar Raya Padang masih tinggi. Pantauan haluan di pasar
tersebut, Minggu (24/7), harga daging sapi saat ini Rp120 ribu per
kilogram (kg).


Dimal (30), pedagang daging sapi di Pasar Raya Padang menga­takan,
harga daging demikian berlangsung sejak Lebaran. Se­belum Lebaran,
harganya Rp130 ribu per kg.



Menurutnya, harga daging sapi sulit untuk turun kembali karena biasanya
kalau harganya naik, sulit untuk kembali menurunkan harganya.



“Kalau untuk turun ke harga Rp100 ribu per Kg akan sulit untuk terjadi,” ujar Dimal.



Mahalnya harga daging juga membuat turunnya daya beli ma­syarakat.
Sekarang Dimal hanya mengisi langganan daging yang biasa membeli daging
dalam jum­lah banyak. Biasanya, yang mem­beli daging dalam jumlah banyak
adalah pemilik rumah makan. Sementara untuk pembeli dari kalangan ibu
rumah tangga, saat ini jarang membeli daging karena harga daging sapi
masih mahal.



Hal yang sama juga di­ung­kapkan oleh Syafri (45), pedagang daging sapi
di Pasar Simpang Haru, Padang. Ia menjual da­ging sapi seharga Rp120
ribu per kg.



Sementara itu, Nur (50) pembeli daging sapi, me­nge­luhkan harga daging
sapi yang masih mahal. Ia membutuhkan daging sapi sebanyak 10 kg setiap
hari untuk kedai nasi­nya. Karena harga daging masih mahal, ia
mengurangi jumlah daging sapi yang dibelinya menjadi 8 kg setiap hari.



Baginya, tingginya harga daging berdampak pada tipis­nya keuntungan
yang dipero­leh­nya dari berjualan makanan di kedainya karena ia tak
menaikkan harga jual ma­kanan. Ia tak menaikkan harga jual makanan
karena takut pelanggan kecewa. Pada sisi lain, a harus membeli daging
karena banyak pelanggannya yang menginginkan menu daging sapi.



Rina (32), ibu rumah tang­ga, juga mengeluhkan mahal­nya harga daging
sapi. Ba­ginya, harga daging sebesar Rp120 ribu per kg sangat
mem­be­rat­kannya. Ia berharap harga da­ging sapi turun kembali.(sumber Haluan)